Apa itu Backpacker? Kenali Arti, Jenis, Sejarah, dan Tips Backpacker

Bagikan Artikel
5
(6)
5/5 - (1 vote)

BookingToGo – Hallo sahabat BookingToGo! Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang apa sih backpacker itu? Asal mula backpacker darimana? Macam macam backpacker apa saja? Yang pasti segala informasi tentang backpacker akan di bahas tuntas disini, termasuk tips Backpacker dari BookingToGo! Mantul banget, bukan? Setelah sekian lama membahas tentang tempat wisata, kali ini kita akan membahas semua tentang Backpacker Ways of Travelling! Yuk deh, tidak perlu panjang lebar kita mulai saja mengulas artikelnya!

Apa itu Backpacker?

backpacker-adalah
Sumber: freepik.com (2020)

Banyak orang salah mendefinisikan kata backpacker. Ada yang mengatakan bahwa segala kegiatan wisata asal itu murah, itu sudah bisa disebut backpacker. Jika kamu masih mengartikannya seperti itu, maka kami harus meluruskan hal tersebut. Backpacker adalah metode berwisata yang menggunakan backpack (ransel) yang dilakukan secara mandiri dan juga berwisata secara murah. Jadi, bukan berarti asalkan murah itu disebut backpacker. Jika penafsirannya seperti itu berarti pakai koper asal murah bisa disebut backpacker, dong? Jelas bukan, sahabat BTG. Sebelum mengaku backpacker, kamu harus memegang teguh prinsip ways of backpacker.

Kenali Prinsip utama Backpacker! Apa saja itu?

    1. Independent: Tidak berpergian bersama kelompok tour, yang artinya backpacker itu tidak membeli paket wisata di agen perjalanan / travel agent. Backpacker itu menyusun rencana perjalanannya secara mandiri, mau kemana, makan apa, menginap dimana, seorang backpacker sejati menyusun rencananya sendiri. Namun bukan berarti kamu harus jalan-jalan sendiri / solo travelling, kamu boleh bareng teman kok.
    2. Travel Light: Artinya, membawa barang sedikit mungkin. Oleh karena itu, backpacker sejati tidak akan pernah membawa koper. Hanya menggunakan backpack (ransel) untuk membawa pakaian, celana, perlengkapan mandi, dan lain-lainnya. Biasanya backpacker hanya membawa pakaian sekitar 4-6 pasang dan kalau kotor tinggal laundry ditempat.
    3. Educated: Educated artinya bersifat mendidik. Backpacker adalah seseorang yang adventurous / petualang. Karena mereka berjalan-jalan tanpa menggunakan pemandu, backpacker mau tidak mau harus belajar berkomunikasi dengan masyarakat sesuai dengan daerah kunjungannya. Backpacker adalah orang yang berani dan pandai menyesuaikan diri dengan kebudayaan daerah tujuannya. Pengalaman berbaur dengan masyarakat lokal itulah yang mendidik dan tidak akan banyak kamu dapatkan dari berwisata melalui rombongan tour.
    4. Travel Cheap: Backpacker adalah tipe traveller yang tidak ingin mengeluarkan banyak biaya untuk tempat tinggal dan berpergian menggunakan transportasi umum. Pada tahun 1960, backpacker jaman dulu menggunakan hitchhiking untuk menghemat biaya perjalanan. Hitchhiking adalah menumpang kendaraan orang lain dengan cara menganjungkan jempol di tepi jalan.

Dari penjelasan diatas kami rasa sudah bisa dimengerti mengenai definisi atau arti dari backpacker itu sendiri. Dan apa saja prinsip utama yang menjadikan kamu adalah seorang backpacker. Maka selanjutnya, kita akan membahas tentang asal usul Backpacker atau bisa kita sebut sebagai sejarah Backpacker.

Sejarah Backpacker, Bagaimana Asal Mulanya?

hitchhiking-backpacker
Sumber: freepik.com (2019)

Sejarah Backpacker itu bermula pada tahun 1960 dan 1970 di Eropa Barat dan Amerika Utara. Pada waktu itu ada kaum yang menamai diri mereka sebagai kaum Hippies yang melakukan perjalanan independen dengan gayanya yang khas dan selalu membawa backpack (ransel) di punggungnya. Kaum Hippies itulah yang mempopulerkan metode traveler dengan backpack atau biasa kita sebut backpacker.

Bahkan mereka (kaum hippies) mempopulerkan teknik nebeng dengan mengancungkan jempol sebagai sinyal ingin menumpang ke kendaraan yang lewat. Dari sanalah backpacker mulai terkenal, karena gaya khas yang unik dalam mengeksplorasi tempat-tempat baru dan juga berbeda dari turis pada umumnya.

Kaum Hippies adalah kaum yang berasal dari Amerika, dan memulai perjalanan berawal dari Eropa Barat seperti kota London dan Amsterdam menggunakan transportasi udara. Pada kala itu sekitar 1960 – 1970an, Kaum Hippies melakukan pertualangan dari Eropa sampai Asia Selatan.

Berbagai negara pernah mereka kunjungi, seperti: Turki (Istanbul), Iran (Tehran), Afghanistan (Herat & Kabul), Pakistan (Peshawar & Lahore), India (Delhi & Benares), Nepal (Kathmandu), Bangladesh (Dhaka), bahkan sampai Bangkok (Thailand). Perjalanan kaum Hippies ini dikenal sebagai sebutan Hippie Trail.

Jaman dahulu, Kaum Hippies travelling menggunakan hitchhiking dan sangat rumit. Namun, diera saat ini transportasi makin baik dan murah bahkan adanya internet untuk kamu akses informasi tempat wisata bahkan berkomunikasi bahasa asing. Bisa dikatakan, travelling independen sekarang tidaklah serumit era Kaum Hippies. Lalu, apa yang perlu dikhawatirkan? Sekarang backpacker telah menjadi tren global, apakah kamu siap untuk travelling ala backpacker?

Backpacker ada Macamnya, Apa saja?

macam-macam-backpacker-apa-saja
Sumber: freepik.com (2019)

Perkembangan teknologi secara masif mempengaruhi pola hidup masyarakat bahkan industri parawisata sekalipun. Sama halnya dengan Backpacker, karena perkembangan teknologi jadi menumbuhkan macam-macam backpacker baru dengan karakter yang berbeda-beda. Pada kesempatan ini, kami ingin membahas macam-macam backpacker itu. Informasinya adalah sebagai berikut:

    1. Flashpacker

      Flashpacker adalah tipe backpacker yang melakukan perjalanan dengan durasi yang singkat. Rata-rata flashpacker adalah pekerja professional yang berusia sekitar 20 – 30 tahun yang mempunyai biaya untuk liburan tapi tidak punya waktu yang banyak untuk liburan. Ciri-ciri yang menonjol dari Flashpacker adalah mereka biasanya menggunakan perangkat elektronik yang canggih, seperti: smartphone, laptop, bahkan kamera yang canggih. Biasanya flashpacker ini bisa kamu temui di hostel yang sedikit berkelas dengan tarif diatas rata-rata. Intinya adalah, flashpacker ini adalah backpacker yang mempunyai budget perjalanan yang lebih tinggi.

    2. Gap-packer

      Gap-packer adalah jenis backpacker yang berusia sekitar 19 tahun yang melakukan perjalanan backpacker saat jeda kelulusan SMA sebelum masuk kuliah. Biasanya, saat lulus SMA untuk masuk kuliah kan ada jeda waktu, menunggu tes masuk peguruan tinggi, nah itu biasa digunakan anak muda untuk travelling.

    3. Beerpacker

      Sesuai namanya, tipe backpacker ini kerjaannya minum-minuman beralkohol. Rata-rata mereka menghabiskan waktu liburannya hanya untuk pergi ke pub, berpesta, dan dugem setiap hari.

    4. Sexpacker

      Kami rasa tidak perlu dijelaskan lagi ya, tipe backpacker seperti apa ini. Singkatnya, tipe backpacker ini hanya ingin berpesta dan dan menghabiskan waktu liburannya hanya untuk mencari partner seks.

Apa saja Tips Backpacker?

tips-backpacker
Sumber: freepik.com (2020)

Ada beberapa tips yang bisa kami berikan untuk kamu yang masih pemula dalam backpacker. Ingat prinsip utama backpacker apa? Independent, Travel Light, Travel Cheap, dan Educated. Kita harus merencanakan itu semua agar semua prinsip tersebut terpenuhi. Berarti tips yang bisa kami berikan adalah tips merencanakan perjalanan, tips mengemas backpack, dan tips menghitung anggaran. Berikut adalah ulasan tipsnya:

    1. Tips Merencanakan Perjalanan ala Backpacker!

      Ingat, Backpacker itu jalan-jalan secara independen / mandiri. Maka kita harus merencanakan ingin pergi kemana saja? Tidak perlu ribet-ribet, kamu tulis saja di buku atau lembaran kertas, pagi-siang ingin kemana saja, dan malam pergi kemana saja. Contohnya seperti ini:

      Hari 1
      Pagi – Siang: Tiba di Bandara, Wisata A, Wisata B, Wisata C
      Malam: Check In Hostel / Hotel

      Hari 2
      Pagi – Siang: Wisata D, Wisata E, Wisata F
      Malam: Keliling ChinaTown, Cobain Makanan A di Restoran B

      Dan seterusnya..

      Tidak perlu menuliskan jam segini sampai segini, wisata ini. Kamu ini liburan bukan mau melakukan jadwal pekerjaan. Jadi tidak perlu kaku dalam merencanakan perjalanan.

    2. Tips Mengemas Backpack / Tas Ransel!

      Karena backpacker itu hanya membawa backpack / tas ransel saja, jadi tidak bisa membawa banyak hal atau apa yang kamu inginkan seenaknya, karena terbatas. Belilah ransel yang kedap air, jadi nanti kalau kehujanan pakaian bersih kamu tidak basah. Lalu untuk tips mengemasnya, adalah sebagai berikut:

        • Bawalah pakaian sekitar 4 – 5 pasang saja sudah termasuk baju tidur, dan sesuaikan saja dengan pakaian dalamnya sekitar 4 – 5 potong. Usahakan warnanya berbeda, biar tidak dikira menggunakan baju yang sama. Tidak perlu khawatir bawa baju sedikit, pasti ada laundry. Biar hemat ruang pakaian, lipat army roll saja.
        • Bawa peralatan mandi, sabun, shampoo, odol, handuk, dan lain sebagainya.
        • Charger, Power Bank, Earphone, Senter, dan lain sebagainya. Tidak perlu membawa barang eletronik berlebihan. Sekarang handphone saja sudah bisa melakukan banyak hal termasuk foto dan mendengarkan musik. Bawa perangkat elektronik yang sekiranya perlu saja.
        • Bawa Jaket, Sendal, Topi, Jas Hujan Tipis.
        • Obat Diare, Vitamin C, Minyak Angin, dan obat-obatan yang kamu perlukan.
    3. Tips Menghitung Anggaran ala Backpacker!

      Backpacker itu harus bisa memperkirakan apa saja yang dikeluarkan selama jalan-jalan. Untuk tips menghitung anggaran, hitunglah yang penting-penting terdahulu. Contohnya seperti tiket pesawat pulang pergi, transportasi, biaya akomodasi hotel / hostel. Kalau di tujuan wisata kamu ada tourist pass, lebih baik pesan saja. Biasanya di Internet ada kok, layanan pemesanan tourist pass. Lalu, hitung tiket masuk tempat wisatanya berapa dan jumlahkan semua biayanya. Setelah dijumlahkan semua biayanya, sisihkan sekitar 30-40% dari total biaya tersebut untuk biaya tidak terduga. Untuk lebih lengkapnya tentang tips backpacker bisa kamu lihat di link berikut: Tips Liburan Ceras Ala Backpacker.

      >> Backpacker ke Bali? Kenapa tidak! Baca list tempat wisata Bali dengan klik link berikut: Tempat Wisata di Bali.

Kami rasa itulah segala informasi serta tips yang bisa kami berikan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk semua pembaca setia blog.bookingtogo.com. Jika kamu suka dengan informasi yang kami berikan, jangan lupa untuk memberikan rating agar kami bisa lebih bersemangat lagi dalam memberikan informasi seputar wisata. Thank You!

Seberapa Bermanfaat Artikel ini?

Klik bintang untuk memberi rating

Penilaian rata-rata 5 / 5. Jumlah Vote: 6

Belum ada rating, segera rating artikel ini

You May Also Like