Makanan Khas Bali yang Terkenal, Enak, & Wajib Dicoba!

Bagikan Artikel
5
(3)
Rate this post

BookingToGo – Halo, BTG Travellers! Bagaimana kabarmu hari ini? Pada artikel kali ini kita bahas soal makanan, yuk! Karena ada quotes yang cukup terkenal mengatakan “Good food, Good mood” yang artinya makanan enak bikin mood kita juga enak. Jadi bagi kamu yang sekarang moodnya lagi ga enak, sepertinya kamu butuh kulineran. Nah, kali ini kami ingin membahas tentang makanan khas Bali yang terkenal dan enak. Kami bahas Bali lagi nih, Om Swastiastu untuk BTG Travellers asal dan asli Bali.

Oke, jadi tidak hanya tempat wisata di Bali saja yang terkenal, tapi makanan khas Bali juga terkenal enak, loh! Jadi, kami harap jika kamu ingin berwisata ke Bali, daftar kuliner Bali yang kami bahas ini bisa sekalian kamu cobain sambil jalan-jalan. Yuk, tanpa perlu berlama-lama lagi, mari kita ulas saja isi artikelnya. Berikut adalah daftar 15 Makanan Khas Bali yang Terkenal, Enak, & Wajib Dicoba!

  1. Table of Contents

    Ayam Betutu – Makanan Khas Bali yang Wajib Kamu Coba saat Berwisata di Bali!

    makanan-khas-bali-ayam-betutu
    Sumber: Instagram @terasdewata (2020)

    Nah, makanan khas Bali yang pertama adalah Ayam Betutu. Kuliner Ayam Betutu ini sangat terkenal loh di kalangan wisatawan maupun masyarakat lokal di Bali. Ayam yang digunakan adalah ayam kampung, dan cara masaknya dengan cara direbus bersamaan dengan bumbu betutu yang terdiri dari cabai, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, dan lain sebagainya.

    Biasanya, Ayam Betutu ini dihidangkan bersamaan dengan sambal matah dan kangkung plecing. Rasa Ayam Betutu ini pedas, dan kaya akan bumbu jadi gurih. Daging ayamnya juga empuk jadi mudah dimakan, dibarengi dengan nasi hangat dan sambal matah khas Bali, pokoknya enak banget, deh. Kuliner ini adalah menu wajib untuk kamu coba saat berada di Bali, dan kami paling rekomendasikan.

  2. Mujair Nyat Nyat – Kuliner Ikan Mujair Enak Khas Kintamani yang Rasanya Bikin Nagih!

    mujair-nyat-nyat-khas-bali
    Sumber: Instagram @madewedastra (2020), Credit: @widyadudy

    Mujair Nyat Nyat ini adalah kuliner khas Kintamani. Tidak seperti Ayam Betutu yang dikenal oleh seluruh kabupaten di Bali. Ikan Mujair ini mudah sekali kamu temukan di Danau Batur, oleh karena itu di Kecamatan Kintamani ada kuliner khas yang terbuat dari ikan Mujair seperti yang lagi kita bahas ini.

    Cara pembuatan kuliner khas Bali, Mujair Nyat Nyat ini cukup mudah, loh. Caranya, hanya menggoreng ikan Mujair sampai matang. Lalu, tumis bumbu yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, kencur, dan lainnya. Setelah itu, masukkan air dan ikan Mujair yang digoreng. Dan, berikan taburan bumbu iris yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, sereh, cabe, dan tomat.

    Kalau soal rasa, bagaimana? Rasa kuliner Mujair Nyat Nyat gurih, dan pedas! Ikannya juga tidak ada rasa amis, karena sudah diberi air jeruk nipis. Ikan dan bumbunya juga meresap sempurna, karena proses memasaknya diungkep pakai api kecil dan ditutup. Dimakan bersama nasi hangat rasanya makin lezat. Kalau kamu jalan-jalan ke Danau Batur, jangan lupa cobain kuliner satu ini, ya.

  3. Rujak Kuah Pindang – Kuliner Rujak Bali yang Ditambah Ikan Pindang, Cita Rasa Unik dan Enak!

    rujak-kuah-pindang-khas-bali
    Sumber: Instagram @rujakbali_asli (2020)

    Sesuai namanya, jika ada kata rujak pasti ada buah-buahan. Nah, ini adalah kuliner rujak khas Bali yang bernama Rujak Kuah Pindang. Yang bikin berbeda dengan rujak pada umumnya adalah Rujak Kuah Pindang ini menggunakan ikan pindang sebagai tambahan didalam rujaknya. Ikan pindang adalah olahan ikan yang telah melewati proses perebusan dan penggaraman. Ikan yang dipakai untuk di pindang biasanya antara ikan kembung, ikan tuna, cakalang, tongkol, dan lain sebagainya.

    Cara membuatnya juga cukup mudah, kok! Hanya bumbu rujak yang terdiri dari gula jawa, cabai merah, terasi, garam, dan air asam jawa. Lalu, bumbu rujak tersebut ditambah dengan kuah pindang yang terdiri dari air, serai, daun salam, lengkuas, garam, dan ikan pindang. Setelah itu, masukkan deh buah rujaknya, yaitu: bengkuang, kedondong⁣⁣, jambu air merah⁣⁣, mangga muda⁣⁣, dan nanas. Mudah, bukan?

    Lalu, untuk rasanya bagaimana? Rujak Kuah Pindang rasanya gurih, pedas, dan menyegarkan! Walaupun ada daging ikannya, rujak tidak terasa amis, loh. Di Bali, kamu bisa dengan mudah menemukan kuliner Rujak Kuah Pindang terutama di Denpasar. Contoh tempat jual Rujak Kuah Pindang di Bali nama tempatnya adalah Warung Siki Rujak Kuah Pindang & Tipat Cantok yang ada di Jalan Kertanegara, Kecamatan Denpasar Utara. Itu hanya salah satu saja, ada banyak kok yang jual rujaknya di Denpasar.

    Baca Juga: Tempat Wisata di Denpasar yang Murah dan Instagramable, Terbaru 2021

  4. Siobak Khe Lok – Makanan Khas Singaraja, Bali Utara. Kuliner Hasil Alkulturasi Tionghoa yang Gurih dan Lezat!

    kuliner-siobak-singaraja
    Sumber: Instagram @foodbali (2021)

    Nah, untuk kuliner Siobak Khe Lok ini adalah makanan khas Bali dari akulturasi masyarakat Tionghoa. Siobak Khe Lok ini datang dari Kabupaten Singaraja dan merupakan kuliner non halal karena terbuat dari daging babi. Jika kita berbicara sejarah, di jaman dahulu ada pelabuhan bernama Soenda Ketjil dan letaknya ada di Kabupaten Buleleng.

    Soenda Ketjil ini waktu jaman Hindia Belanda adalah gerbang masuk menuju pulau Bali, jadi tidak mengherankan ada kuliner akulturasi Tionghoa seperti Siobak Khe Lok masuk ke Bali. Dan kamu akan banyak menemukan kuliner Siobak ini di Singaraja, karena memang berdekatan dengan pelabuhan Soenda Ketjil di jaman dahulu.

    Oke, mari kami review soal makanan Siobak Khe Lok ini! Jadi, kuliner ini adalah ada daging babi, samsam babi, ada ati, usus, gorengan, lalu disiram dengan kuah berwarna coklat kental, lalu ditaburi dengan kerupuk kulit. Untuk rasa Siobak Khe Lok ini, kuahnya gurih kental karena ada tambah tepung tapioka. Lalu daging babi di Siobak Khe Lok rasanya manis karena dimasak dengan kecap manis dan gula. Biasanya dimakan bersama nasi putih jadi terasa lebih lezat!

  5. Lawar – Makanan Khas Bali Terbuat dari Daging Cincang yang Dipanggang dengan Daun Pisang

    makanan-khas-bali-lawar
    Sumber: Instagram @madewedastra (2019)

    Nah, untuk kuliner satu ini bernama Lawar. Apa lawar itu? Sejenis hewan yang terbang? Bukan, BTG Travellers. Lawar adalah makanan khas Bali yang terbuat dari daging cincang yang dipanggang pakai daun pisang, lalu diberikan berbagai macam bumbu, seperti: bumbu terasi, cabai goreng, base segenep (bumbu khas Bali), ketumbar, merica hitam, dan lainnya. Diaduk pakai tangan kosong, lalu diberikan potongan kacang panjang. Biasanya, daging yang dipakai antara daging babi tapi ada juga yang menggunakan daging ayam.

    Lawar ini juga, dalam tradisi Bali biasa digunakan untuk upacara Panca Yadnya sebagai persembahan dan juga untuk dimakan. Kata Lawar itu sendiri artinya adalah campuran bumbu makanan, dan menurut budaya Bali, Lawar ini adalah simbol kebersamaan yang menyatukan perbedaan.

    Kalau soal  bagaimana rasa lawar Bali, rasanya enak kok, gurih, dan pedas. Wanginya juga harum karena banyak bumbu rempah yang dimasukan. Kalau kamu kulineran di Bali, menu Lawar ini mudah kamu temukan, kok. Hampir seluruh kabupaten Bali ada yang menyediakan menu lawar. Apalagi jika kamu carinya di Kota Denpasar, ada banyak sekali restoran dengan menu lawar.

  6. Sate Lilit – Kuliner khas Bali Terbuat dari Daging yang Dihaluskan dan Dililit dengan Batang Serai

    makanan-khas-bali-sate-lilit
    Sumber: Instagram @myday_kitchen (2021)

    Seperti namanya, ini adalah kuliner sate khas Bali yang bernama Sate Lilit. Sate ini berbeda loh dengan sate yang biasa kita konsumsi. Kalau sate pada umumnya, biasanya menggunakan tusuk bambu atau lidi kelapa, bukan? Nah, kalau Sate Lilit ini menggunakan batang serai! Walaupun, sekarang ada sih street food yang jual sate lilit pakai tusuk sate biasa. Tapi yang khas itu harusnya menggunakan batang serai.

    Uniknya lagi nih, kalau sate biasa kan terdiri dari potongan daging lalu diberi bumbu kacang, bukan? Nah, kalau sate lilit ini dagingnya dihaluskan, lalu diberi tumis bumbu yang terdiri dari kemiri, kunyit, cabai, jahe, bawang merah, bawang putih, terasi, dan lain sebagainya. Jadi singkatnya, Sate Lilit khas Bali ini tidak ditaburi bumbu lagi setelah dibakar, melainkan dimasukan bumbu kedalam daging yang dihaluskan lalu dibakar. Cara penyajiannya beda, bukan? Sate Lilit khas Bali ini biasanya ada dua macam, ada yang menggunakan daging ayam, ada yang seafood yang terbuat dari daging ikan tenggiri dan udang.

    Kalau soal rasa, pasti enak lah, kuliner Bali rata-rata lezat semua. Tapi kalau kami deskripsikan secara detail rasa sate lilit ini bagaimana, rasanya gurih, pedas, dan manis. Wangi sate lilit Bali juga enak banget, karena tusukannya menggunakan batang serai dan juga bumbu rempah dari daging yang terbakar membuatnya makin harum. Makanan khas Bali, Sate Lilit ini banyaknya ada di Kota Denpasar. Namun, bukan berarti di Kabupaten Bali lainnya tidak ada, Kabupaten Tabanan Bali juga banyak kok. Pastikan kamu cobain kuliner Sate Lilit khas Bali ini saat berwisata ke Bali, ya!

  7. Bubur Injin – Makanan Khas Bali yang Terbuat dari Ketan Hitam, Rasa Manis dan Hangat!

    bubur-injin-khas-bali
    Sumber: Instagram @agung_novianti (2021)

    Kuliner selanjutnya bernama Bubur Injin. Bubur Injin ini adalah makanan khas Bali yang terbuat dari ketan hitam (injin), gula merah, garam, vanilla, dan santan. Bubur Injin ini biasa sering disebut sebagai bubur ketan hitam khas Bali. Cara membuatnya juga tidak sulit, kok. Bahkan, kamu bisa membuatnya sendiri dirumah.

    Cara membuat bubur injin (ketan Hitam), cuci dulu ketan hitamnya, lalu kamu rendam dengan air ketan hitamnya sekitar 2-4 jam, lalu setelah itu rebus ketan hitamnya bersama dengan air rendaman ketan hitam sampai empuk, setelah itu baru masukkan gula merah. Nah, untuk santannya direbus dulu ya, masukkan vanilla atau bisa dengan bubuk kayu manis, dan sejumput garam. Sudah deh, tinggal siram bubur ketan hitam (injin) nya dengan santan yang sudah masak.

    Kalau kamu ingin makan kuliner bubur injin di Bali, kamu bisa menemukannya di dekat pantai seminyak, atau di sekitaran ubud. Ada juga sih di warung kopi, tapi biasa ada kacang ijonya juga jadi tidak original. Kalau soal rasa, bubur injin khas Bali ini ketan hitamnya empuk, rasanya manis, hangat, dan juga mengenyangkan. Kuliner bubur injin ini pas banget untuk kamu makan saat malam hari, tidak mau terlalu kenyang makan nasi, dan lagi cari makanan yang menghangatkan badan.

  8. Bubur Mengguh – Makanan Khas Buleleng, Bali. Kuliner Bubur Unik yang Dimasak dengan Santan

    bubur-mengguh-khas-bali
    Sumber: Instagram @helenysm_ (2019)

    Jika kamu habis dari tempat wisata di Bali terutama wisata di Kabupaten Buleleng, maka kamu wajib nih buat nyobain Bubur Mengguh. Karena, Bubur Mengguh merupakan makanan khas Buleleng, yang merupakan kabupaten dari Bali bagian Utara. Bubur ini mempunyai keunikan tersendiri dibandingan bubur pada umumnya, loh! Uniknya, Bubur Mengguh ini berasnya dimasak menggunakan santan. Setelah menjadi bubur, diberikan kuah ayam, lalu diberikan topping ayam suir, kacang tanah, dan tambahan sate telur sesuai keinginan. Biasanya, Bubur Mengguh ini juga dimakan bersama urap sayur.

    Lalu, dimana kita bisa menemukan Bubur Mengguh ini? Walaupun kuliner khas Buleleng, sebenarnya Bubur Mengguh ini juga bisa kamu dapatkan di Denpasar. Namun, biar lebih original atau terjamin kekhasan Buleleng-nya, lebih baik kamu cicipi saja kulinernya langsung di Buleleng. Untuk rasa Bubur Mengguh, kurang lebih rasanya mirip bubur ayam, namun bubur Mengguh ini rasanya lebih gurih karena ada tambahan santan.

  9. Serombotan Klungkung – Makanan Khas Klungkung Bali, Terbuat dari Berbagai Macam Sayuran dan Diberi 2 Campuran Sambal khas Bali

    serombotan-khas-klungkung-bali
    Sumber: Instagram @serombotanklungkung (2021)

    Sesuai namanya, kuliner ini berasal dari Kabupaten Klungkung yang lokasinya berada di sebelah Kabupaten Gianyar. Serombotan ini adalah makanan khas Klungkung yang terbuat dari sayur mayur rebus lalu diberi 2 bumbu berbeda, yaitu: sambal Nyuh (kemiri, kencur, bawang putih, cabe, terasi, garam, dan kelapa parut) dan Sambal Unyah Sere Limo (cabe, terasi, bawang putih, tomat, dan garam). Sayuran Serombotan yang digunakan diantaranya adalah: Kacang panjang, Kecipir / Kelongkang, Tauge, Timun, Kangkung, dan Kacang Kecai / Kacang Mentik.

    Cara pembuatannya juga mudah, kok! Hanya rebus sayurannya, jangan terlalu matang, lalu tinggal kasi bumbu sambalnya, yang pertama ditaruh adalah Sambal Nyuh lalu Sambal Unyah Sere Limo. Walau makanan khas Klungkung, tapi kuliner ini bisa kamu nikmati juga di Kota Denpasar, loh. Kalau kami review kuliner Serombotan Klungkung-nya, sayurannya empuk karena tidak terlalu lama juga direbus, bumbu sambalnya gurih dan pedas, rasanya enak kok. Kalau kamu suka kuliner semacam salad saat berada di Bali, maka Serombotan Klungkung bisa jadi rekomendasi untuk kamu.

  10. Sate Plecing – Kuliner Khas Bali yang Berbentuk Sate dan Diberi Bumbu Khas Plecing yang Lezat!

    sate-plecing-khas-bali
    Sumber: Instagram @sikalapmakan (2018)

    Nah, kalau kuliner ini adalah alternatif lain dari sate lilit yang bernama sate plecing! Kalau sate lilit, terbuat dari daging yang dihaluskan. Nah, kalau sate plecing ini terbuat dari daging potong seperti sate pada umumnya. Tapi yang membedakannya dengan sate pada umumnya adalah bumbunya. Sate plecing ini sebelum dibakar, perlu diberi bumbu yang terdiri dari: bawang putih, jahe, gula merah, air asam, garam, merica, ketumbar bubuk, kaldu jamur, dan cabai bubuk jika ingin pedas. Jadi sate plecing ini mempunyai bumbu khas tersendiri, bukan bumbu kecap atau bumbu kacang yang sudah umum di dunia per-satean.

    Setelah diberi bumbu pada dagingnya, ditusuk, lalu dibakar sampai matang. Nah, setelah matang dibakar, sate plecing ini diberi bumbu saus lagi yang terbuat dari cabe, tomat, dan terasi yang ditumis dengan minyak panas. Setelah itu bumbu sausnya tinggal diberikan ke sate plecing yang sudah matang dibakar. Kalau soal rasa, lezat banget! Sate plecing khas Bali ini rasanya gurih, ada rasa asin, asam, manis, pedas, wanginya juga bikin ngiler, enak banget jika dimakan bersama nasi putih.

    Sate Plecing ini adalah makanan khas Bali khususnya dari daerah Singaraja, Bali Utara. Walaupun asal kuliner dari Singaraja, kamu tetap masih bisa kok menikmati kuliner sate plecing ini di Kota Denpasar. Jadi, pastikan saat berwisata di Bali kamu cicipi kuliner sate plecing ini, ya!

  11. Babi Guling – Makanan Khas Bali yang Dibakar Langsung dari Satu Babi Utuh!

    makanan-khas-bali-babi-guling
    Sumber: Instagram @babiguling.pandejoblar (2021)

    Nah, kuliner di Bali yang enak dan non-halal lagi nih, bernama Babi Guling. Kenapa sih namanya disebut sebagai Babi Guling? Ya, memang karena proses pembuatan kuliner ini dari babi utuh yang ditusuk dengan kayu, dibakar diatas bara api lalu diputar-putar (diguling). Proses penyajian kuliner ini juga terbilang cukup unik, loh. Jadi, satu babi utuh ditusuk dengan kayu panjang dari mulut ke pantat, lalu perutnya dibelah, bumbu dimasukan dalam perut dan dijahit, setelah itu dilumuri kunyit, disiram air kelapa, setelah itu baru babinya dibakar sambil diguling sampai warna coklat merata.

    Setelah itu, daging babi gulingnya tinggal di potong menjadi potongan kecil dan dihidangkan bersama nasi. Biasanya dikasi sate dan sayuran juga biar makin nikmat dan kenyang. Kuliner Babi Guling ini sangat terkenal di Bali, kamu bisa menemukannya di seluruh kabupaten Bali. Jadi kamu tidak perlu khawatir, nyari kuliner Babi Guling ini mudah kok. Kalau soal rasa, Babi Guling juga enak banget, kok! Kulit babinya renyah, daging babinya juga empuk dan gurih. Buat kamu yang bisa makan makanan non-halal, jangan lupa cobain, ya!

  12. Nasi Jinggo – Kuliner Khas Bali Berupa Nasi dan Varian Lauk dengan Harga Murah dan Enak!

    gambar-nasi-jinggo
    Sumber: Instagram @madewadastra (2020)

    Nah, Nasi Jinggo ini adalah Nasi Kucing-nya Bali. Bagi kamu yang sering makan nasi kucing, pasti kebayang nasi Jinggo ini bagaimana. Nama Nasi Jinggo ini diambil dari bahasa Hokkien yaitu Jeng Go yang artinya seribu lima ratus. Karena sebelum krismon 1997, Nasi Jinggo ini memang dijual per porsi seharga seribu lima ratus. Nasi Jinggo ini dibungkus dengan daun pisang, dan porsinya juga sedikit dan ada lauk pauknya. Lauk pauknya juga beda-beda, kadang ada yang isian mie goreng dan telur, ada sambal goreng tempe dengan serundeng dan ayam suwir, dan lain sebagainya.

    Namun, perlu kamu ketahui, walaupun namanya nasi Jinggo yang artinya seribu lima ratus, bukan berarti sekarang harganya masih seribu lima ratus, ya! Harga dulu sama sekarang itu berbeda, sekarang Nasi Jinggo bisa sekitar 3.000 – 10.000 per porsinya. Jadi, jangan sampai datang ke mencicipi kuliner Nasi Jinggo ini, terus selesai makan tanya “harganya Jeng Go, kan?”. Kamu harus balik lagi ke jaman sebelum 1997 baru bisa bayar seharga seribu lima ratus. Rasanya enak kok, biasanya orang belinya Nasi Jinggo ini sekitar dua atau 3 porsi, karena satu tidak kenyang. Nasi Jinggo ada banyak di Denpasar dan kuliner ini juga sudah jadi makanan sehari-hari warga di Bali.

  13. Nasi Tepeng / Bubur Tepeng – Kuliner Gianyar Bali, Berupa Bubur yang Dimasak Dengan Santan dan Diberi Taburan Kelapa Parut

    nasi-tepeng-khas-gianyar
    Sumber: Instagram @gianyardaily (2019)

    Kuliner Nasi Tepeng ini adalah makanan khas Bali khususnya di Kabupaten Gianyar. Sebenarnya kalau kuliner ini dikatakan nasi sebenarnya tidak pas, karena bentuknya sudah seperti bubur. Orang Gianyar Bali juga lebih kenal kuliner ini dengan nama Bubur Tepeng, jadi kita sebutnya Bubur Tepeng saja, ya. Kalau kamu ingin menikmati Bubur Tepeng ini di Gianyar, coba deh ke pasar Senggol. Disana ada yang jualan kuliner Bubur Tepeng ini dengan harga murah sekitar 5.000 – 10.000 rupiah saja.

    Nah, yuk kita review apa sih Bubur Tepeng ini. Jadi, Bubur Tepeng ini adalah kuliner bubur yang lauknya ada daging ayam, telur, bayam, kacang, dan kelapa parut. Namun yang membedakannya dengan bubur pada umumnya, berasnya dimasak dengan santan sampai tekstur menjadi seperti bubur. Jadi jangan heran kalau kuliner Bubur Tepeng ini mempunyai cita rasa yang gurih, karena memang pakai santan kelapa. Ada sayur bayam juga jadi ada vitaminnya, ya. Secara keseluruhan, rasanya lezat kok, silahkan dicoba saja kuliner bubur Bali ini.

    Baca Juga: Tempat Wisata di Bali Yang Wajib Dikunjungi dan Harganya

  14. Sambal Matah – Sambal khas Bali yang Terkenal di Dunia Perkulineran Nusantara! Sambal Dimasak Menggunakan Minyak Kelapa, jadi Harum & Pedas!

    sambal-matah-khas-bali
    Sumber: Instagram @dimatah_jkt (2020)

    Sebenarnya sedikit aneh kalau sambal dimasukkan kedalam daftar makanan. Karena sambal itu seperti kerupuk, yang hanya tambahan di suatu makanan agar makanan menjadi lebih lezat dan mengunggah selera. Tapi pada akhirnya, kami memutuskan untuk memasukan sambal matah kedalam daftar makanan khas Bali, karena memang sambal ini asalnya dari Bali.

    Lalu, apa sambal matah ini? Dan, apa sih yang membedakannya dengan sambal lainnya? Oke, kami jelaskan, ya! Jadi sambal matah ini adalah sambal khas Bali dimana sambalnya itu menggunakan minyak kelapa. Jadi, biasanya kalau sambal pada umumnya paling cuma bawang putih, cabe, sama tomat. Tapi kalau sambal matah ini pakai bawang merah, bawang putih, daun jeruk, serai, jeruk nipis, minyak kelapa, terasi, dan pastinya pakai cabai. Sambal tanpa cabai pastinya bukan sambal, bukan?

    Minyak kelapa ini wajib banget ya buat bikin sambal matah. Karena kalau tidak pakai minyak kelapa, wangi khas dari sambal matah tidak keluar. Cara buatnya juga mudah, kok! Kamu hanya perlu tumis terasi, serai, sama bawang putih menggunakan minyak kelapa. Habis itu, iris bawang merah, daun jeruk, cabai, masukkan kedalam mangkok terus tinggal siram saja deh dengan tumisan minyak kelapa yang barusan dibuat.

    Mudah buatnya, bukan? Sambal Matah ini biasa dipakai untuk masakan juga oleh orang Bali, contoh kulinernya Ikan Asap Sambal Matah. Kalau kamu makan ayam betutu, biasa restorannya juga ada dikasi Sambal Matah juga, loh. Sambal ini juga terkenal banget, bahkan sampai di cafe & restoran di Jakarta ada yang pakai sambal matah. Karena rasa sambal matah juga otentik, beda banget sama sambal pada umumnya. Wangi, gurih, pedas, pokoknya mantap banget, deh! Kalau ke Bali, dicobain ya.

  15. Tipat Blayag – Kuliner Enak Berupa Ketupat dengan Varian Sayur yang Berasal dari Buleleng Bali

    tipat-blayag-bali
    Sumber: Instagram @dapur.baliku (2021)

    Tipat Blayag adalah makanan khas Buleleng, yang merupakan kabupaten di Bali bagian Utara. Dalam bahasa Bali, Tipat itu adalah ketupat dan Blayag merupakan nama dari kuliner itu sendiri. Jadi, Tipat Blayag ini adalah kuliner yang terbuat dari ketupat atau lontong dengan tambahan sayur urap (kacang panjang, tauge, dan bumbu kelapa), ayam betutu suwir, telur, taburan kacang mentik, dan kuah Blayag. Kuah blayag ini dibuat dari air rebusan ayam betutu, bumbu genep, dan tepung beras agar kental.

    Oh ya, ketupat dari kuliner ini cukup unik, loh. Biasa, kalau kita berandai bagaimana bentuk ketupat pasti pikirannya bentuk wajik, bukan? Nah, kalau ketupat yang digunakan Tipat Blayag ini bentuknya seperti bantal. Jadi, jangan beranggapan semua ketupat berbentuk wajik, ya. Kalau diliat secara sekilas, kuliner ini memang mirip dengan ketupat sayur. Tapi yang membedakannya, tipat blayag tidak pakai santan melainkan kelapa parut, jadi rasanya pasti berbeda, lebih gurih. Jika kamu ke Buleleng, pastikan cicipi kuliner tipat blayag ini, ya!

Kami rasa itulah 15 Makanan Khas Bali yang Terkenal, Enak, & Wajib Kamu Coba. Setelah kami review kuliner khas Bali, rata-rata makanannya menggunakan kelapa. Dan juga, cita rasa juga rata-rata sama karena orang Bali ada bumbu bernama base genep yang bisa dibilang sebagai pokok dari semua masakan Bali. Base Genep terdiri dari bawang merah, bawang putih, lengkuas, kunyit, jahe, kencur, serai, kemiri, cabai, dan terasi.

Oke deh kalau begitu, sekian untuk artikel kali ini. Semoga bermanfaat untuk setiap pembaca setia blog.bookingtogo.com. Jangan lupa beri rating 5 pada artikel ini, komentar, dan bagikan ke teman, sahabat, keluarga kamu. Ikuti terus artikel kami selanjutnya, ya. Terima Kasih ala Bali, Matur suksma!

Seberapa Bermanfaat Artikel ini?

Klik bintang untuk memberi rating

Penilaian rata-rata 5 / 5. Jumlah Vote: 3

Belum ada rating, segera rating artikel ini

You May Also Like